Hallo Sativerse! Minti disini

Bagi para akuntan dan mahasiswa akuntansi pasti sudah tidak asing lagi dengan pembelajaran mengenai Sistem Akuntansi dan Teknologi Informasi (SATI). Namun, bagi para masyarakat umum mungkin sedikit bingung nih akuntansi kok ada sistemnya sih? Bukannya akuntansi hanya menjurnal dan mencatat dibuku saja? Emangnya berkaitan dengan tekonolgi? 

Nah sini minti jelasin mengenai apa sih itu sistem akuntansi dan apa hubungannya dengan teknologi informasi.

Dengan perkembangan yang terjadi saat ini, dunia akuntansi sangat erat dan berkesinambungan dengan teknologi-teknologi baru yang diciptakan. Dalam praktiknya, para akuntan diharuskan untuk menguasai dan mengadaptasikan dirinya  terhadap perkembangan teknologi.

Teknologi-teknologi yang sudah dirancang sedemekian rupa akan sangat berpengaruh dalam dunia akuntansi dan dapat membantu mengefisiensikan proses-proses peng-akuntansian bagi para akuntan.


Pengertian Sistem

Kata "sistem" berasal dari bahasa Yunani yaitu "systema"  yang berarti "keseluruhan" atau "kumpulan bagian-bagian yang saling berhubungan". Secara kesuluruhan menurut Manik 2017, sistem adalah rangkaian entitas yang terdiri dari beberapa bagian sub sistem yang saling berhubungan, melakukan interaksi dan berkoordinasi untuk mencapai suatu tujuan bersama.

Pengertian Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi adalah serangkaian prosedur dan metode ikhtisar yang terdiri dari catatan manual atau komputerisasi transaksi keuangan yang digunakan untuk mengelola, mencatat, dan melaporkan transaksi keuangan suatu perusahaan. Berikut pengertian sistem akuntansi menurut beberapa akademisi :

  • Warren, Reeve, Fees (2005: 234). Sistem akuntansi merupakan metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklarifikasi, mengikhtisarkan, dan melaporkan informasi kegiatan bisnis (operasional) dan keuangan sebuah perusahaan.
  • Baridwan  (2000;6). Sistem akuntansi artinya adalah sebuah formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen.
  • Niswonger dkk (1999;182) menyebutkan bahwa sistem ini adalah sebuah metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengikhtisarkan dan melaporkan infomasi mengenai keuangan dan operasi perusahaan.

Teknologi Informasi dalam Akuntansi

Perkembangan teknologi informasi (TI) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ruang lingkup akuntansi. Perkembangan akuntansi berdasar kemajuan teknologi terjadi dalam tiga babak, yaitu era bercocok tanam, era industri, dan era informasi. Hal ini dinyatakan oleh Alvin Toffler dalam bukunya yang berjudul The Third Wave (Robert, 1992). Salah satu bidang akuntansi yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan TI adalah Akuntansi dan Sistem Akuntansi.

Teknologi informasi yang semakin berkembang memiliki hubungan yang signifikan dalam Sistem Informasi Akuntansi (SIA) bagi suatu perusahaan. Dampak yang dirasakan secara nyata adalah pemrosesan data yang mengalami perubahan dari sistem manual ke sistem komputer. 

Di samping itu, pengendalian intern dalam SIA serta peningkatan jumlah dan kualitas informasi dalam pelaporan keuangan juga akan terpengaruh. Perkembangan akuntansi yang menyangkut SIA berbasis komputer dalam menghasilkan laporan keuangan akan mempengaruhi praktik pengauditan.

Penerapan teknologi informasi dalam akuntansi juga memiliki dampak positif, yaitu : 

  • Meningkatan efisiensi kerja.
  • Mengotomatisasi tugas-tugas rutin sehingga meringankan akuntan untuk fokus pada kegiatan yang lebih strategis 
  • Meningkatkan kemampuan akuntansi keuangan dan manajemen.
  • Membuat data dan laporan keuangan menjadi lebih akurat, efektif, dan efisien. 
  • Memusatkan penyimpanan dan secara otomatis menyinkronkan informasi keuangan antar sistem.
  • Melakukan proses data transaksi dan data lainnya lebih cepat.
  • Meningkatkan tingkat keakuratan data dan kemampuan membandingkan data.